Budayakan konfirmasi dan tidak mengambil keputusan berdasarkan persepsi. Itulah caranya meminimalisir masalah yang akan terjadi. Karena kebanyakan masalah muncul dari prasangka buruk kita semata. Kenapa kita berprasangka buruk? Adalah manusiawi merasa takut dan mencoba mempertahankan diri. But, beranilah menjadi dewasa agar masalah kecil tidak bergerak leluasa merajai kita.
Alurnya manusia itu kosong dan terisi. Terisi hal baik ataupun buruk tergantung kondisi. Tapi kebanyakan kasus manusia itu kosong dan terisi sebuah persepsi buruk. Nah persepsi inilah yang menjadi awal sebuah benih masalah. Manusia itu mudah sekali takut, karena mudah sekali takut, meski kita punya banyak pilihan persepsi, kita akan lebih fokus terhadap persepsi yang mengancam hidup kita. Kita berpikir bahwa persepsi yang baik sudah pasti aman buat kita dan kita hanya perlu mengurus persepsi yang mengancam. Persepsi yang mengancam jelas pasti persespsi negatif. Mulailah benih masalah muncul dan pikiran buruk lahir dari rasa takut manusia. Manusia kemudian menduga-duga. Mencocokan persepsi buruknya dengan keadaan-keadannya yang sesuai, sampai itu menjadi terwujud. Jadi sebenarnya yang menjadikan hal buruk itu terjadi adalah karena keinginan kita sendiri. Kita punya persepsi dan pikiran buruk, lalu kita mencoba membuktikannya. Manusia itu tidak suka disebut salah meskipun ia salah. Itulah kenapa dia mencoba keras untuk membuktikan persepsi buruknya itu dalam kenyataan. Dia memilih pikiran itu, menjadikannya kenyataan dan kemudian mengutuk kehidupan dari kebodohannya. Benar bahwa ada takdir yang digariskan Tuhan tapi takdir itu kita sendiri yang melukisnya. Takdir bahwa jika kita memilih pikiran yang buruk pasti Tuhan memberikan yang buruk pula. Bukankah Tuhan akan sesuai dengan prasangka hambanya?
Jadi, itulah kenapa kita perlu mengolah pikiran kita dengan benar. Bukan hanya mengasahnya dengan ilmu saja tetapi juga mengolah sistem keputusan yang kita buat dalam hidup. Sepandai apapun kita, jika kita tidak pandai mengolah keputusan hidup dengan baik maka kita akan merasa berat. Jadilah pintar dan dengan kepintaran itu pahami kebijakan hidup. Dengan kepandaian dan kebijakan maka kita bisa berjalan dengan lebih baik. Amiin
Komentar
Posting Komentar