Langsung ke konten utama

Postingan

Kita tidak akan sukses berurusan dengan 3 mode orang ini

Kita tidak akan sukses berurusan dengan 3 mode orang ini : 1. Orang yang kelaparan Apapun urusan kamu selain mengajak dia makan hanya akan memperoleh hasil yang tidak maksimal bahkan kurang. Makan adalah kebutuhan primer yang harus dipenuhi. Jika otaknya pada saat itu berada di perut bagaimana dia akan berurusan dengan benar atau bila dimintai tolong. Pastikan dia mengisi perutnya dahulu. 2. Orang yang kelelahan atau kurang tidur Orang yang kelelahan tidak bisa memiliki fokus untuk berurusan dengan orang lain karena tubuhnya membutuhkan istirahat. Kita tidak bisa membohongi rasa lelah. Manusia memang harus istirahat saat lelah. Jadi, jangan memaksanya berurusan denganmu atau kalian justru akan membuat masalah baru. Pastikan dia telah mendapatkan istirahatnya. 3. Orang yang banyak pikiran Berurusan dengan orang yang banyak pikiran hanya akan membuatmu emosi. Pikirannya saat itu berfokus pada masalah dirinya sendiri. Bagaimana bisa dia akan berurusan dengan orang lain jika didalam...
Postingan terbaru

Setiap Orang Harus Menyembuhkan Dirinya Sendiri

Setiap orang membawa lukanya masing-masing dari perlakuan orang tuanya. Lalu mereka belajar dan mengerti, mengapa sesuatu bergerak lebih cepat atau bergerak lebih lambat, mengapa orang lain terluka sedang lainnya tidak. Mengapa orang lain lebih berani dan yang lainnya tidak. Mengapa sebagian orang tampak beruntung dan yang lainnya tidak. Semua akibat pola yang terbentuk dalam awal hidup kita.  Kita semua membawa luka di masa bertumbuh. Setiap hari kita semua belajar menyembuhkan luka itu sedikit demi sedikit. Sampai kita benar-benar tahu siapa diri kita. Beberapa orang mungkin tumbuh dengan baik dan memiliki masalahnya sendiri. Beberapa orang tumbuh dengan banyak luka yang harus disembuhkan setiap hari. Mungkin ini konyol bagi orang yang tumbuh dengan normal dan harmonis tapi sebagian orang mengalami masalah itu. Mereka harus mencari jalan keluarnya sendiri. Mereka harus menyelesaikannya sendiri. Dan bahkan ada yang setiap hari harus belajar membalut lukanya sendiri. Tanpa sadar ...

Budayakan Konfirmasi untuk Mencegah Hoax

Budayakan konfirmasi dan tidak mengambil keputusan berdasarkan persepsi. Itulah caranya meminimalisir masalah yang akan terjadi. Karena kebanyakan masalah muncul dari prasangka buruk kita semata. Kenapa kita berprasangka buruk? Adalah manusiawi merasa takut dan mencoba mempertahankan diri. But, beranilah menjadi dewasa agar masalah kecil tidak bergerak leluasa merajai kita. Alurnya manusia itu kosong dan terisi. Terisi hal baik ataupun buruk tergantung kondisi. Tapi kebanyakan kasus manusia itu kosong dan terisi sebuah persepsi buruk. Nah persepsi inilah yang menjadi awal sebuah benih masalah. Manusia itu mudah sekali takut, karena mudah sekali takut, meski kita punya banyak pilihan persepsi, kita akan lebih fokus terhadap persepsi yang mengancam hidup kita. Kita berpikir bahwa persepsi yang baik sudah pasti aman buat kita dan kita hanya perlu mengurus persepsi yang mengancam. Persepsi yang mengancam jelas pasti persespsi negatif. Mulailah benih masalah muncul dan pikiran buruk lahir ...

Diet Pembodohan

Diet Pembodohan Hai moms yang lagi berjuang buat nurunin berat badan. Please jangan siksa dirimu dengan mogok makan. Itu menyakitkan tubuhmu. Tubuh kita pada dasarnya dibuat sempurna oleh Tuhan. Tubuh kita bertugas untuk mencerna. Jadi kita selalu membutuhkan makan untuk asupan tubuh. Ini bisa menjadi analogi bagi kita semua. Tuhan menciptakan sesuatu bukan tanpa alasan. Setiap apa yang Dia ciptakan pasti memiliki fungsi. Begitu pula tubuh kita. Jadi jangan menyiksanya dengan tidak makan apapun. Gadjed diciptakan manusia untuk membantu manusia memperoleh informasi. Tapi jika dia tidak digunakan sebagaimana mestinya dan membiarkannya diam, dia akan mati. Ini terjadi betul pada kehidupan saya. Bayangkan jika itu terjadi pada tubuh kita. Saat remaja saya tumbuh bongsor alias gemuk. Itu tekanan berat bagi remaja yang sedang tumbuh mendewasa. Saya hampir pernah diet dengan tidak makan sama sekali kecuali cairan. Saya memang kurus kemudian, tapi hidup seperti itu membuat saya menjadi gil...

Leni Puji Yanti

Nama Saya Leni Puji Yanti, Saya lahir di Kota Pekalongan, Dk. Klairan Ds. Kaibahan, Kec. Kesesi. Saya menyelesaikan pendidikan di Universitas Terbuka jurusan Ekonomi Pembangunan.

11 Tipe pria Ini Tak Cocok Dijadikan Pasangan Hidup

Solopos.com, JAKARTA— Jangan salah memilih pasangan hidup, begitu saran yang cukup sering diberikan ketika akan memasuki jenjang pernikahan. Memilih calon suami dan pasangan yang serius, gampang-gampang susah. Karena sebagai perempuan kita harus mengenal baik siapa calon suami dan juga latar belakangnya. Belum lagi sebagai calon suami kita juga harus memastikan apakah dia adalah calon kepala rumah tangga yang baik bagi pernikahan Anda dan juga akan menjadi ayah yang baik bagi anak-anak Anda kelak? Namun, jangan terlalu banyak pertimbangan yang akhirnya Anda memutuskan tidak menikah. Sedianya ada beberapa hal dasar yang harus Anda lihat dari seorang pria apakah dia layak menjadi calon pasangan atau tidak. Berikut 11 jenis pria yang sebaiknya tidak dijadikan pasangan hidup versi boldsky.com : Playboy Ini menjadi hal mutlak. Jangan menjadikan si playboy menjadi pasangan hidup Anda. Karena sudah pasti Anda akan merasa was was saat menjalin hubungan dengannya, karena...

Tips Memilih Pasangan yang Tepat Sebelum Menikah

Kita bisa dengan mudah sayang, suka, bahkan jatuh cinta kepada seseorang, namun belum tentu bisa menerima dia sepenuhnya. Banyak orang yang merasa yakin dan menyanggupi janji pernikahan untuk “menerima kelebihan dan kekurangan pasangan”, namun kemudian tidak sedikit juga yang bercerai karena tidak tahan dengan kekurangan pasangannya. Pernikahan dan perceraian bisa terjadi karena banyak hal. Percaya atau tidak, pernikahan dan perceraian yang dilakukan oleh sepasang suami istri bisa membawa dampak kepada banyak orang di sekitarnya, terutama anak-anak mereka. Lantas bagaimana cara untuk mengurangi kesalahan dalam memilih orang yang benar-benar tepat, agar kita tidak menyesal di kemudian hari? Ada baiknya, sebelum mengikatkan diri kepada pernikahan, lakukan langkah-langkah berikut: Sumber: http://goo.gl/2jZu5a 1. Ketahui kekurangan pasangan kamu agar kamu dapat memutuskan apakah kamu dapat menerima kekurangan tersebut atau tidak. Umumnya, ketika sedang dalam...