Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2014

Berikut beberapa alasan menikah yang salah:

Berikut beberapa alasan menikah yang salah: 1. Ingin Membuktikan Diri Jangan jadikan alasan menikah karena ingin membuktikan suatu hal bagi orang lain, misalnya membuktikan bahwa anda adalah benar-benar laki-laki sejati, atau sebaliknya bagi wanita. Atau ingin membuktikan bahwa anda mampu dan memiliki biaya untuk menikah. Mungkin juga alasan menikah karena melihat mantan, teman, atau sahabat yang sudah menikah. Sehingga timbul rasa dendam, iri, atau sakit hati. 2. Alasan Ingin Membahagiakan Orang Tua Setiap orang tua tentu bisa memahami bahwa anaknya suatu saat harus memiliki pendamping hidup. Namun, jika anda menikah dengan alasan ingin membahagiakan orang tua, maka anda harus mengesampingkan kebahagiaan anda sendiri. Coba pikirkan kehidupan anda di masa berikutnya. 3. Umur Sudah Semakin Tua Jangan takut dikatakan perawan tua oleh siapapun, jika memang anda belum dapat menemukan sesorang yang tepat untuk dijadikan pendamping hidup selama-lamanya. Putuskan menikah saat and...

Banyak hal yang ingin ku lakukan wahai belahan jiwaku.

Aku ingin ke luar negeri,, aku ingin melukis sejarah dunia.. Menjadikan imaji ini bukan hanya sekedar mimpi.. Aku ingin berkeliling dunia.. Menemukan tapak-tapak sejarah Bertemu dengan berbagai macam manusia yang selama ini hanya ku lihat di layar tivi Aku ingin tahu rasanya salju, rasanya menikmati gugurnya sakura.. belahan jiwaku.. belahan jiwaku.. banyak hal yang ingin aku lakukan.. semoga tuhan mencukupkan umurku untuk suatu hal yang baik dan luar biasa.. iya,, harus luar biasa hidupku.. hidupku harus menakjubkan.. cinta,, sosial dan kemanusiaan _pintu gerbang yang tertutup pintu hatinya_

Tips melupakan seseorang yang dicintai:

1.Jangan pernah ingin melupakan dia, semakin ingin melupakan maka semakin mengingatnya. Ini adalah sugesti alam bawah dasar. 2.Buka mata dan pikiran bahwa hidup masih panjang.  3.Sadarilah masih banyak yang bisa kita lakukan dan kita raih. 4.Kita harus terus berlari dan jangan berhenti hanya karena masalah yang membuakan kita. 5.Bangun kekuatan mental yang baru dan lebih kuat,Karena dalam berhubungan dengan siapa saja sekarang menjadi kawan besok bisa menjadi lawan. 6.Sadarilah dia bukan segala-galanya. Yang terutama adalah diri kita sendiri, kita harus hidup tergantung pada apa yang menjadi kebutuhan. Mereka boleh ada juga boleh tidak ada. 7.Mau menerima kenyataan siapa saya bagaimana saya. Dengan ini kita bisa bangkit dan menyadari kekuatan apa yang harus ada untuk menghadapi masalah tersebut. Saat kita tau kelemahan kita dan kapan saat harus bangkit, sukses sudah di depan kita. Setiap bertambah 1 orang dalam hidup kita, berarti kita menambah 1 masalah dalam h...