Menurut aku jodoh itu cuma istilah takdir berpasangan, sama halnya dengan rezeki dan nasib kita. Jodoh, rezeki, dan nasib adalah turunan dari kata TAKDIR. Jadi kalau jodoh itu sudah ditentukan, ya itu benar. Bukankah setiap diri manusia telah memiliki takdirnya sendiri dan telah tercatat dan tertulis dalam kitab Lauhul mahfuzz. Berbaik sangkalah kepadaNya.
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS. 2 : 216)
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (QS. 2 : 216)
Komentar
Posting Komentar